LONDON - Polisi Inggris menahan 160 orang setelah akhir pekan lalu atas tuduhan kerusuhan dan penjarahan di bagian utara London.
Sekelompok pemuda menjarahi isi toko, menyerang polisi dan membakar kendaraan yang ada di sekitar. Sekira 35 polisi dikabarkan terluka dalam insiden ini.
Kepolisian Inggris juga kaget akan tingkat kekerasan yang meningkat di London. Kekerasan pecah di bagian utara London, yakni Tottenham pada Sabtu pekan lalu. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Senin (8/8/2011).
Kerusuhan ini terjadi setelah terjadi penembakan terhadap Mark Duggan, ayah dari empat orang anak yang diduga sebagai seorang kriminal. Kematian Duggan pun memicu kerusuhan multi etnis di Tottenham. Para perusuh mengincar anggota polisi dan membakar mobil polisi.
Beberapa warga melemparkan bom molotov ke garis pembatas polisi, sementara yang lainnya menggunakan pemukul baseball untuk menyerang aparat kepolisian.
Tottenham sebelumnya juga memiliki sejarah kerusuhan. Kerusuhan di Totenham sempat terjadi pada 1985 silam, peristiwa ini dikenal dengan nama kerusuhan Broadwater Farm. Dalam kerusuhan ini, banyak aparat kepolisian yang ditusuk oleh para perusuh.
